Subscribe Twitter Facebook

Senin, 18 November 2013

79% Malware Serang Ponsel Android, Ungkap Pemerintah AS


Ponsel pintar berbasis Android paling rentan dihajar piranti lunak berbahaya (malware). Jumlah serangan malware atas ponsel pintar lebih banyak didera perangkat yang menggunakan sistem operasi besutan Google itu, yakni sebanyak 79 Persen.
Demikian ungkap memo dari dua instansi pemerintah AS. Lembaga itu adalah Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman.
"Android adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan di dunia, sehingga menjadi target dari serangan malware, terlebih karena sistem operasi itu open source," dikutip dari memo yang dipublikasikan daring (online) di laman Publik Intelejen, seperti yang dilansir laman PC Mag, 30 Agustus 2013.

Sistem operasi buatan Apple, IOS, hanya mendapat serangan malware sekitar 0,7 persen. Sedangkan platform milik Nokia, Symbian, menerima serangan malware sebanyak 19 persen.

Windows Mobile dan BlackBerry cukup beruntung, dua sistem operasi itu hanya mendapat serangan malware sebanyak 0,3 persen. Dan sisanya 0,7 persen menyerang sistem operasi mobile lainnya.

Banyaknya serangan malware pada produk ponsel yang menggunakan sistem operasi Android disebabkan masih banyak pengguna yang memakai versi lama. Padahal Android versi lama tersebut sangat rentan keamanannya.

Data statistik industri menemukan bahwa 44 persen pengguna Android masih menggunakan Android versi Gingerbread, atau versi 2.3.3 sampai 2.3.7, yang dirilis pertama kali pada tahun 2011.

Sementara versi Android yang lebih lama seperti Froyo, Eclair, dan Donut, masih digunakan oleh sekitar 3,8 persen pengguna ponsel Android. Seharusnya para pengguna sistem operasi Android harus selalu memperbaharui versi Android-nya agar terhindar dari serangan malware.

"Ternyata para pengguna ponsel pintar lebih mementingkan punya barang baru ketimbang memutakhirkan [upgrade] sistem operasinya," tulis memo tersebut.

Selain itu, saat ini hampir dari setengah aplikasi yang beredar di perangkat ponsel pintar yang masih menggunakan Android versi lama telah disusupi oleh berbagai macam malware, seperti mencuri kata sandi (password), data, dan lain sebagainya. (umi)

Analisis
Disadari bersama bahwa perkembangan malware saat ini begitu pesat terutama dengan semakin mudahnya akses seperti melalui jaringan internet dan juga banyaknya serangan malware pada produk ponsel yang menggunakan sistem operasi Android disebabkan masih banyak pengguna yang memakai versi lama. Saat ini handphone apalagi sejenis smartphone sangat rentan untuk mengalami infeksi dari malware. Keberadaan malware sendiri akan menimbulkan kerugian di smarphone seperti menghambat proses sehingga mengakibatkan smartphone menjadi tidak bisa untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Sumber :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger