Subscribe Twitter Facebook

Rabu, 11 April 2012

Untuk seseorang yang mungkin tidak akan pernah membaca tulisan ini :')

Aku bosan ketika bangun pagi hari hingga tidur malamku selalu di isi pertengkaran kecil dan bahkan pertengkaran yang cukup besar. Dimana dia selalau ingin menjadi pemenang, dimana dia selalu ingin menjadi aktor utama. Sementara aku, hanya pemain figuran yang tidak berhak melawan, posisiku hanya seseorang yang pasif yang mencoba mengerti semua perlakuannya walaupun ada banyak gejolak untuk melawan.

Ada saja hal-hal kecil yang dia jadikan sebagai acuan untuk berdebat panjang. Masalah komunikasi, masalah waktu dan masalah - masalah lainnya yang terlihat besar walaupun kenyataannya permasalahan yang sepele. Memangnya aku ini tempat sampah, "tempat" dimana ia menumpahkan segala kekesalan dan amarahnya saat ia merasa lelah dengan dunianya? apa dia tak pernah berpikir bahwa aku sama seperti dia, yang juga punya perasaan? apa dia tau, bahwa menjadi aku bukanlah hal yang mudah??

Seringkali aku merasa risih dengan semua hal yang ia lakukan kepadaku. Rasanya sehari seperti sebulan lamanya. Seringkali aku terdiam melihat semua mengalir tanpa persetujuan dan keinginanku. Seringkali aku ingin lepas,tapi aku merasa jeratan itu masih terlalu kuat. Aku lelah menjalankan ini semua, dimana hanya ada satu orang yang berkorban demi satu orang lainnya. Dimana hanya akau yang berlelah sendirian hanya untuk menjaga sesuatu yang seharusnya kulepaskan.

Dan untuk kamu, ya kamu!

Aku merindukan sosok dewasa yang dulu pernah menopang dan menegakkan langkahku. Aku merindukan sosok sederhanamu. Sekarang aku tau bagaimana rasanya jika saat bangun pagi tak ada sapamu di inbox handphone ku. Dan aku tau bagaimana rasanya bila tidak ada kamu yang mengisi hari-hari ku. Aku benar-benar kehilanngan sosokmu. Aku benar-benar takut kehilangan sebagian dari diriku saat aku juga kehilangan kamu.

Aku masih saja memperhatikan nomor handphone, menimbang-nimbang apakah aku harus mengirim pesan terlebih dahulu atau aku saja yang menunggumu? Ah.... tapi kamu terlalu sibuk, bahkan hanya untuk sekedar sms apalagi menanyakan kabarku.

Ingin rasanya aku mengungkapkan itu semua kepadamu. Tapi apa daya, aku bukan siapa-siapa untukmu. Semoga entah kapan kamu akan mengetahui semua nya :) 

Terinsipirasi dari sebuah blog karya

http://dwitasarii.blogspot.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger