Subscribe Twitter Facebook

Minggu, 01 Januari 2012

Ilmu Sosial Dasar Part V

PERMASALAHAN SOSIAL

KEMISKINAN

Salah satu dari berbagai masalah yang terjadi di republik Indonesia adalah kemiskinan. Kemiskinan yang ada tidak hanya dalam rupa materi, tetapi juga kemiskinan akan iman, moral, kreativitas, dan sebagainya. Meskipun demikian, kemiskinan yang paling mencolok dan paling sering diangkat sebagai topik pembicaraan adalah kemiskinan material.
Di kota Jakarta, dari jendela gedung-gedung bertingkat yang megah dalam segala kemewahannya, kita dapat memandang deretan perkampungan kumuh di seberangnya. Sungguh ironis, segala bangunan megah yang tinggi menjulang berdiri bagaikan sebuah pulau indah di tengah samudra kemiskinan yang luas. Kita tidak dapat memisahkan diri dari kemiskinan yang ada di sekitar kita. Bagaimanapun juga, kita semua hidup di Negara yang sama sebagai satu kesatuan. Alangkah baiknya kita menaruh perhatian kepada orang-orang yang dianggap kecil di mata masyarakat.
Banyak orang yang menganggap orang-orang miskin yang ada di jalan-jalan mengganggu pemandangan. Banyak pula yang merasa kasihan melihat orang-orang semacam itu. Kini saya sendiri baru benar-benar menyadari, sebenarnya jika setiap orang tidak ingin terus-menerus merasa kesal atau merasa kasihan pada orang-orang miskin, tindakan yang perlu dilakukan hanya mengulurkan tangan kepada mereka. Yang saya maksud bukanlah uluran tangan yang memberikan sejumlah koin kepada mereka, melainkan uluran tangan yang menawarkan persahabatan. Dengan adanya persahabatan tersebut, kita tidak akan lagi menganggap mereka sebagai orang asing yang tidak sedap dipandang atau sebagai orang yang sekedar patut kita kasihani, melainkan sebagai sahabat yang harus kita kasihani, lindungi, dan hormati. Inilah yang dapat kita lakukan untuk mengatasi perendahan martabat kaum miskin yang kerap terjadi di Indonesia.
Kemiskinan adalah suatu kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang hidup berkekurangan. Bila kita mendengar kata kemiskinan, yang terlintas di benak kita adalah jijik, mual, penuh dengan kekerasan, dan sebagainya. Padahal, kemiskinan tidak seburuk yang kita kira. Bahkan dari kemiskinan kita dapat mempelajari sesuatu.
Alangkah malunya kita, bila sebagai orang yang berilmu dan lebih “beruang” dibanding mereka tidak mampu bersikap ramah, kasar, jahat, tidak sopan, bahkan tidak mampu memahami etos kerja.
Yang sangat diharapkan dari kita, masyarakat kelas menengah keatas, mari bersama membangun relasi baik dengan orang “kalangan bawah.” Ayo kita atasi perendahan kaum miskin. Mulailah untuk menghargai dan menghormati orang miskin. Tuhan saja tidak pernah membeda-bedakan umatnya dari kalangan atas atau bawah, mengapa kita yang tidak punya kuasa berani mengelompokkan diri? Seperti yang telah saya katakan di awal, cobalah untuk belajar arti kerja keras dari mereka. Walau mengetahui kenyataan bahwa akan sulit untuk menjadi orang berkecukupan, mereka masih terus bekerja keras. Alangkah malunya kita, bila sebagai orang yang berilmu dan lebih “beruang” dibanding mereka tidak mampu bersikap ramah, kasar, jahat, tidak sopan, bahkan tidak mampu memahami etos kerja.
Yang sangat diharapkan dari kita, masyarakat kelas menengah keatas, mari bersama membangun relasi baik dengan orang “kalangan bawah.” Ayo kita atasi perendahan kaum miskin. Mulailah untuk menghargai dan menghormati orang miskin. Tuhan saja tidak pernah membeda-bedakan umatnya dari kalangan atas atau bawah, mengapa kita yang tidak punya kuasa berani mengelompokkan diri? Seperti yang telah saya katakan di awal, cobalah untuk belajar arti kerja keras dari mereka. Walau mengetahui kenyataan bahwa akan sulit untuk menjadi orang berkecukupan, mereka masih terus bekerja keras.

KEMACETAN
Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutamanya yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai ataupun juga tidak seimbangnya kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, misalnya Jakarta dan Bangkok. Kemacetan lalu lintas menjadi permasalahan sehari-hari di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Penyebab Kemacetan
Kemacetan dapat terjadi karena beberapa alasan:
* Arus yang melewati jalan telah melampaui kapasitas jalan
* Terjadi kecelakaan lalu-lintas sehingga terjadi gangguan kelancaran karena masyarakat yang menonton kejadian kecelakaan atau karena kendaran yang terlibat kecelakaan belum disingkirkan dari jalur lalu lintas,
* Terjadi banjir sehingga kendaraan memperlambat kendaraan
* Ada perbaikan jalan,
* Bagian jalan tertentu yang longsor,
* kemacetan lalu lintas yang disebabkan kepanikan seperti kalau terjadi isyarat sirene tsunami.
* Karena adanya pemakai jalan yang tidak tahu aturan lalu lintas, spt : berjalan lambat di lajur kanan dsb.
* Adanya parkir liar dari sebuah kegiatan.
* Pasar tumpah yang secara tidak langsung memakan badan jalan sehingga pada akhirnya membuat sebuah antrian terhadap sejumlah kendaraan yang akan melewati area tersebut.
* Pengaturan lampu lalu lintas yang bersifat kaku yang tidak mengikuti tinggi rendahnya arus lalu lintas.

Dampak Negatif Kemacetan

* Kerugian waktu, karena kecepatan perjalanan yang rendah
* Pemborosan energi, karena pada kecepatan rendah konsumsi bahan bakar lebih rendah,
* Keausan kendaraan lebih tinggi, karena waktu yang lebih lama untuk jarak yang pendek, radiator tidak berfungsi dengan baik dan penggunaan rem yang lebih tinggi,
* Meningkatkan polusi udara karena pada kecepatan rendah konsumsi energi lebih tinggi, dan mesin tidak beroperasi pada kondisi yang optimal,
* Meningkatkan stress pengguna jalan,
* Mengganggu kelancaran kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran dalam menjalankan tugasnya.


Pemecahan Permasalahan Kemacetan
a. Peningkatan kapasitas
Salah satu langkah yang penting dalam memecahkan kemacetan adalah dengan meningkatkan kapasitas jalan/parasarana seperti:
1. Memperlebar jalan, menambah lajur lalu lintas sepanjang hal itu memungkinkan,
2. Merubah sirkulasi lalu lintas menjadi jalan satu arah,
3. Mengurangi konflik dipersimpangan melalui pembatasan arus tertentu, biasanya yang paling dominan membatasi arus belok kanan,
4. Meningkatkan kapasitas persimpangan melalui lampu lalu lintas, persimpangan tidak sebidang/flyover,
5. Mengembangkan inteligent transport sistem.

b. Keberpihakan kepada angkutan umum
Untuk meningkatkan daya dukung jaringan jalan dengan adalah mengoptimalkan kepada angkutan yang efisien dalam penggunaan ruang jalan antara lain:
1. Pengembangan jaringan pelayanan angkutan umum
2. Pengembangan lajur atau jalur khusus bus ataupun jalan khusus bus yang di Jakarta dikenal sebagai Busway,
3. Pengembangan kereta api kota, yang dikenal sebagai metro di Perancis, Subway di Amerika, MRT di Singapura
4. Subsidi langsung seperti yang diterapkan pada angkutan kota di Transjakarta, Batam ataupun Jogjakarta maupun tidak langsung melalui keringanan pajak kendaraan bermotor, bea masuk kepada angkutan umum,

c. Pembatasan kendaraan pribadi
Langkah ini biasanya tidak populer tetapi bila kemacetan semakin parah harus dilakukan manajemen lalu lintas yang lebih ekstrem sebagai berikut:
1. Pembatasan penggunaan kendaraan pribadi menuju suatu kawasan tertentu seperti yang direncanakan akan diterapkan di Jakarta melalui Electronic Road Pricing (ERP). ERP berhasil dengan sangat sukses di Singapura, London, Stokholm. Bentuk lain dengan penerapan kebijakan parkir yang dapat dilakukan dengan penerapan tarip parkir yang tinggi di kawasan yang akan dibatasi lalu lintasnya, ataupun pembatasan penyediaan ruang parkir dikawasan yang akan dibatasi lalu lintasnya,
2. Pembatasan pemilikan kendaraan pribadi melalui peningkatan biaya pemilikan kendaraan, pajak bahan bakar, pajak kendaraan bermotor, bea masuk yang tinggi.
3. Pembatasan lalu lintas tertentu memasuki kawasan atau jalan tertentu, seperti diterapkan di Jakarta yang dikenal sebagai kawasan 3 in 1 atau contoh lain pembatasan sepeda motor masuk jalan tol, pembatasan mobil pribadi masuk jalur busway.

SUMBER :

http://sosial-ranggapratama.blogspot.com/2009/09/permasalahan-sosial-di-sekitar-kita.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kemacetan

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger