Subscribe Twitter Facebook

Senin, 24 Oktober 2011

Algoritma dan Pemograman 1C

Konsep Algoritma Pemrograman

Sebelum belajar algoritma pemrograman, akan lebih baik kita pahami terlebih dahulu langkah-langkah pembuatan suatu program. Terdapat beberapa langkah umum dalam pembuatan suatu program yaitu:
-Mendefinisikan masalah
-Mencari solusinya
-Menentukan algoritma
-Menulis program
-Menguji program
-Mendokumentasikan program
-Merawat program

Mendefinisikan masalah
Langkah yang pertama dilakukan adalah mendefinisikan permasalahan. langkah ini harus dilakukan untuk menentukan masalah yang ada serta ditentukan pula input dan output program.

Mencari solusi
Kemudian ditentukan solusi dari permasalahan yang dihadapi. Bila untuk mendapatkan solusi harus melalui langkah yang terlalu rumit dapat dilakukan pembagian masalah dalam beberapa modul-modul kecil agar mudah untuk dikerjakan. Lalu modul-modul kecil tersebut digabungkan menjadi satu untuk dapat menentukan solusi.

Menentukan Algoritma
Menentukan Dalam pemilihan algoritma, pemrogram atau analis harus menggunakan algoritma yang sesuai dan efisien untuk masalah yang dihadapi.

Menulis Program
Penulisan program bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman yang dikuasai dan memiliki kompabilitas dengan perangkat keras yang akan menggunakan program tersebut.

Menguji Program
Menguji Bila program sudah selesai dibuat, pengujian diperlukan untuk mengetahui apakah program yang dibuat sudah layak untuk digunakan.

Mendokumentasikan program
Penulisan dokumentasi yang biasanya dilupakan oleh pemrogram menjadi sangat penting saat akan dilakukan perubahan pada program yang dibuat. penulisan program ini dapat dilakukan dengan menulis komentar pada source code tentang kegunaannya (variabel, parameter, procedur, fungsi).

Merawat program
Program yang sudah selesai dibuat juga perlu dirawat dengan pendeteksian bug yang belum diketahui sebelumnya juga penambahan fasilitas baru yang mempermudah pengguna program.
Dari penjelasan diatas, dapat kita peroleh kesimpulan bahwa pembelajaran algoritma pemrograman adalah bagian dari langkah-langkah pembuatan program. Untuk lebih jelasnya tentang algoritma pemrograman akan diulas sebagai berikut :

Algoritma
Algoritma yaitu kumpulan langkah-langkah / steps untuk menyelesaikan masalah menggunakan komputer (program komputer) dengan syarat tertentu. Adapun syarat-syaratnya adalah sebagai berikut :
Setiap langkah harus DEFINITE (pasti, tertentu), dalam algoritma terdapat instruksi-instruksi yang jelas dan tidak ambigu.
Minimum mempunyai 1 output (input boleh tidak ada)
Harus ada stoping criteria (bisa berhenti).
Algoritma juga mempunyai beberapa jenis yaitu :
Sequence, instruksi dikerjakan berurutan (sekuensial).
Selection, instruksi dikerjakan bila kreteria tertentu terpenuhi.
Iteration, instruksi dikerjakan selama memenuhi kondisi tertentu.
Concurrent, mengerjakan banyak instruksi secara bersama.

Algoritma & Modular Programming
Merupakan paradigma pemrograman yang pertama kali diperkenalkan oleh Information & Systems Institute, Inc. pada the National Symposium on Modular Programming pada 1968. Salah satu tokoh modular programming adalah Larry Constantine . Pemrograman Modular adalah suatu teknik pemrograman di mana program yang biasanya cukup besar dibagi-bagi menjadi beberapa bagian program yang lebih kecil .
Keuntungan:
. Program lebih pendek
. Mudah dibaca dan dimengerti
. Mudah didokumentasi
. Mengurangi kesalahan dan mudah mencari kesalahan
. Kesalahan yang terjadi bersifat “lokal”

DEFINSI PROGRAM atau PEMOGRAMAN
- Adalah kumpulan intruksi intruksi tersendiri yang biasanya disebut Source Code yang dibuat oleh Programmer
- Program adalah kumpulan intruksi atau perintah yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk menyelesaikan masalah.
- Intruksi (Statement) yang dimaksud adalah Syntax (cara penulisan) sesuai dengan bahasa pemograman yang digunakan yang mempunyai komponen komponen : Input, Output, Proses, Percabangan dan Perulangan.

BAHASA PEMOGRAMAN
adalah alat untuk membuat program.
contoh : C, C++, C#, Pascal, Basic, Perl, PHP, ASP, JHP, Java dan lain sebagainya.

DATA
Data adalah bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat digunakan oleh user atau pemakai.
a. Tipe Data Dasar adalah merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur yang di definisikan oleh bahasa pemograman.
b. Tipe Data Terstruktur adalah tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar, contohnya : Array, Rescord, String, List dan File
c. Tipe Data Didefinisikan oleh pemakai adalah tipe data ini biasa di sebut Enumerasi
d. Tipe Data Petunjuk : contoh tipe data petunjuk adalah Pointer

Model Komputasi
Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan padamodel komputasi, menggunakan algoritma. Bidang ini dibagi menjadi dua cabang: teori komputabilitas dan teori kompleksitas, namun kedua cabang berurusan dengan model formal komputasi.
Untuk melakukan studi komputasi dengan ketat, ilmuwan komputer bekerja dengan abstraksi matematika dari komputer yang dinamakan model komputasi. Ada beberapa model yang digunakan, namun yang paling umum dipelajari adalah mesin Turing. Sebuah mesin Turing dapat dipikirkan sebagai komputer pribadi meja dengan kapasitas memory yang tak terhingga, namun hanya dapat diakses dalam bagian-bagian terpisah dan diskret. Ilmuwan komputer mempelajari mesin Turing karena mudah dirumuskan, dianalisis dan digunakan untuk pembuktian, dan karena mesin ini mewakili model komputasi yang dianggap sebagai model paling masuk akal yang paling ampuh yang dimungkinkan. Kapasitas memori tidak terbatas mungkin terlihat sebagai sifat yang tidak mungkin terwujudkan, namun setiap permasalahan yang “terputuskan” (decidable) yang dipecahkan oleh mesin Turing selalu hanya akan memerlukan jumlah memori terhingga. Jadi pada dasarnya setiap masalah yang dapat dipecahkan (diputuskan) oleh meisn Turing dapat dipecahkan oleh komputer yang memiliki jumlah memori terbatas.
Pembagian Model komputasi ada 3 yaitu :
a. Model Fungsional : terdiri dari satu set nilai-nilai, fungsi-fungsi dan operasi aplikasi fungsi dan komposisi fungsi.
b. Model Logika : terdiri dari satu set nilai-nilai, definisi hubungan dan kesimpulan logis.
c. Model Imperatif : terdiri dari satu set nilai-nilai yang mencakup suatu keadaan dan operasi tugas untuk memodifikasi pernyataan.

Prinsip Bahasa Pemograman
a. Prinsip Kelengkapan Komputasional : Model Komputasional untuk tujuan umum suatu bahasa pemograman harus universal.
b. Prinsip Implementasi : Implementasi harus efisien dalam penggunaan waktu dan ruangnya. prinsip memprogram harus ditulis dalam suatu bahasa yang mencerminkan daerah masalah.

SUMBER :
http://www.nusinau.com/algoritma-modular-programming/ http://b.domaindlx.com/ragil/datainformasi.htm http://fadhlimencobabangkit.wordpress.com/2010/02/28/model-komputasi/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger